Kendari, 11 April 2026 – Universitas Mandala Waluya, khususnya Fakultas Pendidikan, kembali membuktikan komitmennya dalam menghasilkan lulusan berkualitas tinggi. Kali ini, prestasi gemilang datang dari tiga mahasiswa yang berhasil meraih penghargaan bergengsi di ajang lomba nasional dan internasional dalam kurun waktu dua bulan terakhir. Pencapaian ini menandai momentum penting bagi institusi pendidikan di Kendari dalam meningkatkan reputasi akademik di tingkat regional dan global.
Ketiga mahasiswa berprestasi tersebut adalah Siti Nurhaliza (angkatan 2024, Program Studi Pendidikan Matematika), Ari Wibowo (angkatan 2023, Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia), dan Tim Inovasi Pendidikan yang terdiri dari lima mahasiswa dari berbagai program studi di Fakultas Pendidikan. Mereka masing-masing meraih prestasi di tiga kompetisi berbeda yang diselenggarakan oleh lembaga pendidikan terkemuka nasional dan internasional.
Latar Belakang Pencapaian Mahasiswa
Pencapaian mahasiswa Universitas Mandala Waluya tidak terjadi begitu saja. Mereka melalui proses persiapan intensif selama berbulan-bulan dengan bimbingan dari dosen-dosen terbaik Fakultas Pendidikan. Fakultas Pendidikan Universitas Mandala Waluya telah dikenal sebagai salah satu pusat pendidikan calon pendidik yang berkomitmen pada inovasi dan pengembangan metode pembelajaran modern.
Siti Nurhaliza, mahasiswa Program Studi Pendidikan Matematika angkatan 2024, berhasil menjuarai Kompetisi Karya Inovasi Pendidikan Matematika Tingkat Nasional 2026 yang diselenggarakan oleh Asosiasi Pendidik Matematika Indonesia (APMI) di Jakarta pada bulan Februari lalu. Prestasi ini merupakan hasil dari dedikasinya dalam mengembangkan model pembelajaran berbasis teknologi untuk meningkatkan pemahaman konsep matematika pada siswa tingkat menengah pertama.
Sedangkan Ari Wibowo, mahasiswa angkatan 2023 dari Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, meraih juara kedua dalam Lomba Inovasi Media Pembelajaran Bahasa Nasional yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) di Surabaya pada awal Maret. Prestasi Ari juga mencakup publikasi karya tulis ilmiahnya di jurnal pendidikan internasional bersertifikat, menunjukkan kontribusinya dalam pengembangan ilmu pendidikan di tingkat global.
Pencapaian yang paling membanggakan datang dari Tim Inovasi Pendidikan yang terdiri dari lima mahasiswa dari berbagai program studi. Tim ini berhasil meraih Silver Award dalam Ajang Penghargaan Inovasi Pendidikan Asia Tenggara 2026 (Southeast Asia Education Innovation Awards) yang diselenggarakan di Bangkok, Thailand, pada akhir Maret. Tim ini mengembangkan aplikasi pembelajaran adaptif yang dirancang khusus untuk mendukung pendidikan inklusif bagi anak-anak berkebutuhan khusus di daerah-daerah terpencil.
Rincian Prestasi dan Inovasi
Karya inovasi yang dikembangkan Siti Nurhaliza, berjudul “Model Pembelajaran Matematika Berbasis Augmented Reality untuk Peningkatan Visualisasi Konsep Geometri pada Siswa SMP”, telah menarik perhatian para ahli pendidikan nasional. Inovasi ini menggabungkan teknologi augmented reality dengan kurikulum yang telah ditetapkan, memungkinkan siswa untuk memahami konsep geometri secara lebih konkret dan interaktif.
“Saya awalnya tertarik mengembangkan inovasi ini karena melihat kesulitan siswa-siswa dalam memahami konsep geometri yang bersifat abstrak. Dengan menggunakan teknologi augmented reality, saya percaya bahwa pembelajaran dapat menjadi lebih menarik dan efektif. Proses pengembangan ini memakan waktu hampir enam bulan, dan saya sangat bersyukur mendapat dukungan penuh dari dosen pembimbing saya,” ujar Siti Nurhaliza saat diwawancarai pada Selasa, 8 April 2026, di Kantor Fakultas Pendidikan.
Sementara itu, karya Ari Wibowo berfokus pada pengembangan platform pembelajaran bahasa Indonesia interaktif yang memanfaatkan kecerdasan buatan (artificial intelligence) untuk memberikan umpan balik real-time kepada siswa. Platform ini dirancang untuk meningkatkan keterampilan menulis siswa dengan cara yang lebih personal dan adaptif sesuai dengan kebutuhan individual.
“Bahasa Indonesia adalah jantung dari identitas budaya kita. Saya ingin memastikan bahwa generasi muda dapat menguasai bahasa ini dengan cara yang menyenangkan dan efektif. Inovasi media pembelajaran ini adalah salah satu cara saya berkontribusi pada pendidikan nasional,” kata Ari Wibowo dengan penuh semangat.
Adapun Tim Inovasi Pendidikan, yang terdiri dari Dewi Lestari, Randi Kusuma, Maya Putri Handoko, Faruq Abdillah, dan Indah Sari, menghadirkan solusi teknologi yang relevan dengan tantangan pendidikan di era digital. Aplikasi pembelajaran mereka, bernama “EduAdapt Mobile”, dirancang untuk memberikan akses pendidikan berkualitas kepada anak-anak berkebutuhan khusus di daerah-daerah yang kurang terlayani.
“Kami percaya bahwa setiap anak berhak mendapatkan akses pendidikan yang sama berkualitasnya, terlepas dari kondisi geografis atau keterbatasan mereka. EduAdapt Mobile adalah wujud dari komitmen kami tersebut. Kami sangat terima kasih kepada universitas dan dosen-dosen kami yang telah memberi dukungan luar biasa dalam proses pengembangan aplikasi ini,” ujar Dewi Lestari, ketua dari Tim Inovasi Pendidikan, pada Rabu, 9 April 2026.
Respons dan Apresiasi dari Pimpinan Kampus
Pencapaian luar biasa ini tidak luput dari perhatian pimpinan Universitas Mandila Waluya. Dekan Fakultas Pendidikan, Prof. Dr. Bambang Sutrisno, M.Pd., mengungkapkan kebanggaannya atas prestasi mahasiswa-mahasiswanya tersebut.
“Pencapaian mahasiswa-mahasiswa kita ini adalah bukti nyata dari komitmen Fakultas Pendidikan dalam menghasilkan pendidik dan inovator pendidikan yang berkualitas tinggi. Mereka tidak hanya menguasai teori pendidikan, tetapi juga mampu menerapkannya dalam bentuk inovasi praktis yang dapat memberikan dampak nyata bagi dunia pendidikan. Ini adalah yang kami harapkan dari setiap lulusan Fakultas Pendidikan Universitas Mandala Waluya,” papar Prof. Bambang Sutrisno pada Kamis, 10 April 2026, di Ruang Rektorat.
Lebih lanjut, Prof. Bambang menjelaskan bahwa pencapaian ini merupakan hasil dari ekosistem akademik yang mendukung inovasi dan kreativitas mahasiswa. “Universitas Mandala Waluya telah menyediakan berbagai fasilitas, pendanaan, dan bimbingan untuk mendorong mahasiswa mengembangkan ide-ide inovatif mereka. Kami juga rutin mengadakan workshop dan seminar tentang metodologi penelitian dan pengembangan inovasi pendidikan. Semua ini dirancang untuk memastikan bahwa mahasiswa kami tidak hanya belajar di kelas, tetapi juga terlibat langsung dalam menciptakan solusi pendidikan untuk tantangan-tantangan nyata yang dihadapi masyarakat,” tambahnya.
Rektor Universitas Mandala Waluya, Prof. Dr. Eka Prasetya, S.E., M.B.A., juga memberikan apresiasi tinggi atas pencapaian tersebut. “Prestasi mahasiswa kita di tingkat nasional dan internasional menunjukkan bahwa Universitas Mandala Waluya telah berhasil memposisikan diri sebagai institusi pendidikan terkemuka di kawasan timur Indonesia. Kami akan terus mendorong dan mendukung setiap inisiatif mahasiswa yang mengarah pada inovasi dan penciptaan nilai bagi masyarakat luas. Saya percaya bahwa ini adalah awal dari rangkaian pencapaian yang akan terus bertambah di masa depan,” ujar Prof. Eka Prasetya dengan penuh optimisme.
Dampak dan Kontribusi Bagi Dunia Pendidikan
Pencapaian ketiga mahasiswa dan tim ini memiliki dampak yang signifikan tidak hanya bagi Universitas Mandala Waluya, tetapi juga bagi pengembangan pendidikan Indonesia secara keseluruhan. Inovasi-inovasi yang mereka kembangkan diharapkan dapat diadopsi dan disebarkan ke berbagai sekolah dan institusi pendidikan lainnya.
Menurut Dr. Hendra Wijaya, M.Pd., dosen pembimbing Siti Nurhaliza, inovasi pembelajaran berbasis augmented reality ini sudah mendapat minat dari beberapa sekolah di Sulawesi Tenggara untuk diimplementasikan dalam kurikulum mereka. “Kami telah menghubungi beberapa sekolah menengah pertama di Kendari dan sekitarnya untuk melakukan uji coba implementasi model pembelajaran ini. Respons mereka sangat positif, dan kami berharap dalam tahun ajaran mendatang, model ini sudah dapat diterapkan di setidaknya tiga hingga lima sekolah,” kata Dr. Hendra Wijaya pada hari Kamis, 10 April 2026.
Sementara itu, platform pembelajaran bahasa Indonesia karya Ari Wibowo juga telah menarik perhatian dari beberapa pengelola platform e-learning nasional untuk kerja sama dalam pengembangan lebih lanjut. “Ari telah menunjukkan bahwa dengan kombinasi antara penguasaan konten pendidikan dan pemahaman tentang teknologi, kita dapat menciptakan solusi pembelajaran yang revolusioner. Saya yakin platform ini akan menjadi kontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas pembelajaran bahasa Indonesia di sekolah-sekolah kita,” ungkap Dr. Lidia Simamora, M.Pd., dosen pembimbing Ari.
Aplikasi EduAdapt Mobile dari Tim Inovasi Pendidikan juga telah mendapatkan perhatian dari berbagai organisasi non-pemerintah yang fokus pada pendidikan anak berkebutuhan khusus. Beberapa organisasi internasional telah menunjukkan minat untuk mendukung pengembangan dan distribusi aplikasi ini ke berbagai negara Asia Tenggara lainnya.
Penutup
Pencapaian mahasiswa Universitas Mandala Waluya di tingkat nasional dan internasional ini merupakan testimoni nyata dari dedikasi, kerja keras, dan kreativitas generasi muda Indonesia dalam menciptakan solusi untuk tantangan-tantangan pendidikan. Prestasi ini juga menunjukkan bahwa institusi pendidikan di daerah, seperti Universitas Mandala Waluya, memiliki potensi yang sama besar untuk menghasilkan inovasi dan kontribusi bermakna bagi pembangunan pendidikan nasional dan regional.
Ke depannya, Universitas Mandala Waluya berkomitmen untuk terus menciptakan ekosistem akademik yang mendukung inovasi, kolaborasi, dan pengembangan sumber daya manusia berkualitas tinggi. Dengan terus memberi kesempatan dan dukungan kepada mahasiswa untuk mengembangkan ide-ide inovatif mereka, universitas ini optimis bahwa prestasi-prestasi serupa akan terus bermunculan di masa-masa mendatang.
Mahasiswa-mahasiswa berprestasi ini juga menjadi inspirasi bagi rekan-rekan mereka di Fakultas Pendidikan dan seluruh universitas untuk terus berinovasi, berdedikasi, dan berkontribusi pada pembangunan pendidikan Indonesia yang lebih baik. Seperti yang dinyatakan oleh Prof. Bambang Sutrisno, “Mereka adalah bukti bahwa dengan visi yang jelas, kerja keras, dan dukungan yang tepat, tidak ada yang tidak mungkin. Semoga prestasi mereka menjadi motivasi bagi semua mahasiswa kita untuk terus berkembang dan memberikan yang terbaik bagi negeri ini.”
jet99 jitu138 jitu168 jitu188 jitu303 jitu365 jitu777 jitu78 jitu888 keris188 kintamani188 kintamani365 kintamani69 kintamani88 lontar169 loyalty89 loyaltytogel loyaltytoto merdeka188 merdeka303 merdeka69 merdeka88 merdeka89 merdeka99 naga69 naga777 nari168 nari69 nari99 pahala123 pisau123 qiuqiu123 qiuqiu138 qiuqiu168 qiuqiu188 qiuqiu303 qiuqiu777 qiuqiu888 qiuqiu89 raja303 raja69 raja777 royal303 royal365 royal69 royal777 royal77 royal78 royal89 royal99 sosro303 sovia77 sumber89 tapir77 tenun88 toyota69 untung123 untung188 untung365 untung69 untung777 untung77 untung78 untung888 untung89 xiaomi188 gemini168 gemini303 gemini365 gemini888 alibaba88 alibaba138 galaxy777 galaxy168 galaxy69 galaxy89 alibaba4d alibabatoto alibabatogellogon alibaba77 alibaba777 galaxy99 alibaba123 alibaba168 alibaba188 alibaba69 alibaba89 galaxy303 galaxy888 top88 top123 top89 alibaba303 alibaba365 alibaba888 alibaba78 api138 top99 top888 top78