KENDARI — Universitas Mandala Waluya (UMW), khususnya Fakultas Pendidikan, merayakan pencapaian signifikan dengan meraih status akreditasi unggul dari Lembaga Akreditasi Mandiri (LAM) pada periode evaluasi Maret 2026. Pengakuan ini menjadi bukti nyata dedikasi institusi dalam meningkatkan standar mutu pendidikan tinggi dan mencetak calon pendidik berkualitas untuk Indonesia.
Hasil akreditasi unggul ini diumumkan secara resmi oleh Rektor Universitas Mandala Waluya, Prof. Dr. H. Bambang Sutrisno, M.Pd., pada acara serah terima sertifikat yang berlangsung di Auditorium Utama Kampus Kendari, Kamis (13 April 2026). Kehadiran Dekan Fakultas Pendidikan, Dr. Siti Nurhaliza, M.Si., beserta para dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa mewarnai momen bersejarah tersebut.
“Ini adalah hasil dari kerja keras berkelanjutan seluruh civitas akademika Fakultas Pendidikan selama bertahun-tahun. Pencapaian akreditasi unggul bukan akhir, tetapi awal dari komitmen kami untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas layanan pendidikan,” ungkap Prof. Bambang Sutrisno dalam sambutan pembukaan acara.
### Perjalanan Panjang Menuju Akreditasi Unggul
Pencapaian status akreditasi unggul Fakultas Pendidikan Universitas Mandala Waluya tidaklah datang dengan mudah. Institusi ini telah mengalami perjalanan panjang dan penuh tantangan sejak berdiri pada tahun 1995 sebagai salah satu fakultas pionir di UMW.
“Kami mulai dari akreditasi C pada dekade awal, kemudian berkembang menjadi B, dan kini alhamdulillah mencapai akreditasi A dengan predikat unggul. Setiap fase evaluasi adalah pembelajaran bagi kami untuk terus memperbaiki sistem dan proses akademik,” jelas Dr. Siti Nurhaliza dalam wawancara mendalam bersama wartawan kampus.
Dekan yang telah memimpin Fakultas Pendidikan selama enam tahun terakhir ini menambahkan bahwa pencapaian tersebut melibatkan transformasi menyeluruh pada berbagai aspek. Mulai dari pengembangan kurikulum berbasis kompetensi, peningkatan kualifikasi dosen, modernisasi sarana dan prasarana, hingga penguatan sistem manajemen akademik.
Data internal Fakultas Pendidikan menunjukkan bahwa pada tahun 2020, jumlah dosen bergelar S3 hanya mencapai 45 persen. Kini, angka tersebut telah meningkat menjadi 78 persen. Peningkatan ini mencerminkan dedikasi universitas dalam mendukung pengembangan akademik dosen melalui berbagai program beasiswa lanjut studi di dalam dan luar negeri.
### Strategi Peningkatan Mutu Berkelanjutan
Keberhasilan meraih akreditasi unggul didukung oleh strategi peningkatan mutu yang dirancang komprehensif dan berkelanjutan. Universitas Mandala Waluya telah mengimplementasikan sistem jaminan mutu internal (SJMI) yang ketat dan terukur.
Kepala Bagian Akademik Universitas Mandala Waluya, Drs. Suharno, M.M., menjelaskan bahwa sistem ini melibatkan evaluasi periodik terhadap semua aspek kegiatan akademik, penelitian, dan pengabdian masyarakat.
“Kami melakukan evaluasi diri setiap semester dengan melibatkan semua stakeholder internal. Data yang dikumpulkan kemudian dianalisis untuk mengidentifikasi kelemahan dan peluang perbaikan. Proses ini sangat sistematis dan terukur menggunakan standar internasional,” ujar Suharno.
Salah satu inovasi yang menjadi keunggulan Fakultas Pendidikan adalah implementasi Program Merdeka Belajar-Kampus Merdeka (MBKM) dengan pendekatan yang disesuaikan dengan kebutuhan lokal Sulawesi Tenggara. Program ini memberikan fleksibilitas kepada mahasiswa untuk mengikuti pembelajaran di luar kampus dengan tetap terjaga kualitasnya.
“Mahasiswa kami bisa mengambil mata kuliah atau mengikuti magang di kampus lain, bahkan di institusi pendidikan di luar Indonesia. Kami percaya bahwa pengalaman beragam akan meningkatkan kompetensi mereka sebagai calon pendidik,” jelas Koordinator MBKM Fakultas Pendidikan, Dr. Widia Pratiwi, S.Pd., M.Pd.
### Infrastruktur dan Fasilitas Mendukung Pembelajaran Berkualitas
Peningkatan mutu tidak hanya berfokus pada aspek akademik semata. Universitas Mandala Waluya juga melakukan investasi signifikan dalam pengembangan infrastruktur dan fasilitas pendukung pembelajaran.
Pada lima tahun terakhir, Fakultas Pendidikan telah membangun tiga laboratorium pembelajaran baru yang dilengkapi dengan teknologi terkini. Laboratorium Teknologi Pendidikan, Laboratorium Bahasa Inggris dengan sistem audio interaktif, dan Laboratorium Pengembangan Kurikulum menjadi fasilitas unggulan yang mendukung proses belajar-mengajar.
“Investasi infrastruktur ini bukan hanya tentang memiliki fasilitas mewah. Yang terpenting adalah bagaimana fasilitas tersebut dimanfaatkan secara optimal untuk meningkatkan pembelajaran mahasiswa,” terang Kepala Subbag Sarana dan Prasarana Fakultas Pendidikan, Budi Santoso, S.T., M.T.
Selain itu, Universitas Mandala Waluya juga telah mengembangkan Learning Management System (LMS) terintegrasi yang memungkinkan pembelajaran hybrid berkualitas. Sistem ini terutama sangat berguna mengingat lokasi geografis Kendari yang memerlukan adaptasi terhadap dinamika pembelajaran era digital.
Perpustakaan Fakultas Pendidikan juga mengalami transformasi digital dengan penambahan koleksi e-journal dan e-book yang mencapai lebih dari 15.000 judul. Investasi ini memastikan bahwa mahasiswa dan dosen memiliki akses ke literatur akademik terkini tanpa batasan geografis.
### Riset dan Publikasi Ilmiah Meningkat Pesat
Pencapaian akreditasi unggul juga didorong oleh peningkatan signifikan dalam aktivitas riset dan publikasi ilmiah. Data Pusat Riset dan Pengembangan UMW menunjukkan bahwa jumlah publikasi dosen Fakultas Pendidikan di jurnal terakreditasi SINTA meningkat sebesar 156 persen dalam tiga tahun terakhir.
“Kami mendorong setiap dosen untuk aktif melakukan penelitian yang relevan dengan tren pendidikan global. Publikasi ilmiah adalah salah satu indikator penting dalam penilaian akreditasi, tetapi yang lebih penting adalah bahwa riset ini memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan ilmu pendidikan,” jelas Ketua Lembaga Riset dan Pengembangan Fakultas Pendidikan, Prof. Dr. H. Rusdin Tahir, M.A.
Kolaborasi penelitian internasional juga menjadi fokus pengembangan. Universitas Mandala Waluya telah menjalin kerjasama penelitian dengan perguruan tinggi di Malaysia, Singapura, dan Australia. Sinergi ini menghasilkan publikasi joint paper yang meningkatkan visibility akademik institusi di tingkat regional dan global.
Penelitian yang dilakukan oleh dosen-dosen Fakultas Pendidikan juga semakin aplikatif. Berbagai hasil riset telah ditransferkan kepada sekolah-sekolah dan institusi pendidikan di Sulawesi Tenggara, memberikan dampak langsung bagi peningkatan mutu pendidikan dasar dan menengah.
### Penghargaan dan Pengakuan Bergengsi
Pencapaian akreditasi unggul ini diikuti dengan berbagai penghargaan bergengsi yang diterima Fakultas Pendidikan dalam kurun waktu dua tahun terakhir. Universitas Mandala Waluya meraih penghargaan Kampus Inovatif 2024 dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) kategori pemberdayaan pendidik.
Program magang pendidikan di sekolah-sekolah mitra juga meraih pengakuan dari Asosiasi Dosen Indonesia (ADI) sebagai praktik baik dalam pembentukan calon guru profesional. Pengakuan ini memvalidasi komitmen Fakultas Pendidikan dalam mengintegrasikan teori dan praktik dalam pendidikan guru.
“Penghargaan-penghargaan ini adalah motivasi bagi kami untuk terus berinovasi. Namun, penghargaan terbesar adalah kepuasan ketika alumni kami berhasil menjadi pendidik yang berkontribusi nyata bagi pendidikan Indonesia,” papar Dekan Dr. Siti Nurhaliza dengan penuh optimisme.
### Dampak Terhadap Mahasiswa dan Alumni
Peningkatan mutu yang tercermin dalam pencapaian akreditasi unggul tentu berdampak langsung bagi mahasiswa. Nilai Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) mahasiswa calon guru Fakultas Pendidikan menunjukkan peningkatan rata-rata skor sebesar 42 poin dalam tiga tahun terakhir.
Lebih penting lagi, tingkat kelulusan Uji Kompetensi Guru (UKG) untuk alumni Fakultas Pendidikan mencapai 94 persen, jauh di atas rata-rata nasional yang hanya 68 persen. Data ini menunjukkan bahwa lulusan Universitas Mandala Waluya siap dan kompeten menghadapi tantangan profesi sebagai pendidik.
Testimoni dari beberapa alumni juga mencerminkan kepuasan terhadap kualitas pendidikan yang diperoleh. Rini Suwandi, alumni angkatan 2022 yang kini mengajar di Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Kendari, menuturkan pengalamannya.
“Pengalaman belajar di Fakultas Pendidikan UMW sangat praktis dan relevan dengan kebutuhan nyata di lapangan. Dosen-dosen kami tidak hanya memberikan teori, tetapi juga panduan praktis dalam menghadapi berbagai situasi pembelajaran. Ketika saya mulai mengajar, saya merasa siap dan percaya diri,” ungkap Rini antusias.
Alumni lainnya, Rahmat Hidayat yang menyelesaikan studi pada 2023 dan saat ini menjalankan pendidikan profesi guru (PPG), juga memberikan apresiasi tinggi terhadap pendidikan yang diterimanya.
“Fondasi pembelajaran di Fakultas Pendidikan sangat kuat. Saya merasa lebih percaya diri dibandingkan teman-teman dari kampus lain ketika mengikuti program PPG. Itu membuktikan bahwa kualitas pembelajaran di UMW benar-benar baik,” jelas Rahmat.
### Tantangan dan Visi Ke Depan
Meskipun telah meraih akreditasi unggul, Universitas Mandala Waluya tidak berpuas diri. Berbagai tantangan masih dihadapi dan menjadi fokus untuk pengembangan lebih lanjut.
“Salah satu tantangan terbesar adalah mempertahankan kualitas yang telah dicapai sekaligus terus berinovasi. Kami juga perlu meningkatkan engagement dengan komunitas lokal, khususnya sekolah-sekolah dalam mengembangkan program-program kolaboratif yang memberikan dampak nyata,” ungkap Dekan Siti Nurhaliza.
Tantangan geografis juga menjadi pertimbangan. Lokasi Kendari di Sulawesi Tenggara memerlukan strategi khusus dalam merekrut dosen terbaik dan mahasiswa berprestasi. Universitas Mandala Waluya terus mengembangkan program insentif dan beasiswa untuk menarik talenta terbaik.
Visi Fakultas Pendidikan untuk lima tahun ke depan adalah menjadi center of excellence dalam pendidikan guru tidak hanya di tingkat nasional, tetapi juga diakui di tingkat regional Asia Tenggara. Untuk itu, investasi dalam pengembangan sumber daya manusia, riset, dan infrastraktur akan terus ditingkatkan.
“Kami ingin menjadi inspirasi bagi institusi pendidikan guru lainnya, khususnya di kawasan timur Indonesia. Dengan menjadi pusat unggulan, kami bisa berkontribusi lebih besar dalam meningkatkan mutu pendidikan Indonesia secara keseluruhan,” terang Prof. Bambang Sutrisno dalam visi jangka panjang institusi.
### Komitmen Berkelanjutan untuk Pendidikan Indonesia
Pencapaian akreditasi unggul Fakultas Pendidikan Universitas Mandala Waluya merupakan hasil dari komitmen jangka panjang untuk memberikan pendidikan berkualitas tinggi. Upaya ini mencerminkan pemahaman mendalam bahwa pendidikan guru adalah fondasi dari kualitas pendidikan nasional.
“Guru adalah jantung dari sistem pendidikan. Jika kita ingin meningkatkan kualitas pendidikan Indonesia, kita harus fokus pada peningkatan kualitas pendidikan guru. Itulah mengapa kami sangat serius dengan pencapaian akreditasi ini,” terang Rektor Bambang Sutrisno dengan penuh keyakinan.
Universitas Mandala Waluya berencana untuk mengadakan berbagai seminar dan workshop untuk berbagi best practices dengan perguruan tinggi lain, khususnya program pendidikan guru. Transparansi dan kolaborasi diyakini menjadi kunci dalam meningkatkan ekosistem pendidikan tinggi Indonesia.
Dengan pencapaian akreditasi unggul ini, Universitas Mandala Waluya tidak hanya telah membuktikan komitmen terhadap mutu, tetapi juga membuka peluang lebih besar untuk berkontribusi dalam pembangunan pendidikan Indonesia yang lebih baik. Perjalanan menuju keunggulan akademik ini akan terus berlanjut dengan semangat inovasi dan dedikasi yang sama.
Kontak Media:
Humas Universitas Mandala Waluya
Kendari, Sulawesi Tenggara
Telepon: (0401) 3190123
Email: [email protected]
—
Artikel ini diterbitkan pada 13 April 2026 dan mencakup pernyataan resmi dari pejabat kampus serta data internal Universitas Mandala Waluya yang diverifikasi.